7 Alasan Ini Akan Meyakinkanmu Bahwa Gadis “Tanpa” Naluri Keibuan Juga Patut Diperjuangkan!

7 Alasan Ini Akan Meyakinkanmu Bahwa Gadis “Tanpa” Naluri Keibuan Juga Patut Diperjuangkan!

Sifat lemah lembut, sabar, dan telaten mengurus anak identik dengan kesan feminin dan keibuan. Tak heran, cewek-cewek dengan sifat-sifat tersebut tidak jarang mendapat pujian semacam, “Wah… Ini nih calon ibu yang baik!” Cewek-cewek yang tak punya sifat itupun tidak jarang digoda dan mendapat ledekan, “Ih… Nanti bila udah jadi ibu akan kayak gimana dong anakmu?”

Tapi sebentar: apakah memang seluruh wanita mesti punya sifat keibuan kini supaya mendapat predikat ibu yang baik di masa depan? Apakah ketika dia tidak tampak mempunyai sifat-sifat ini, usahakan dia anda tinggalkan?

Padahal sebetulnya di balik kekakuannya saat berhadapan dengan anak kecil, atau kecanggungannya saat harus mengawal bayi, terdapat nilai-nilai beda yang membuatmu tak usah ragu guna mempertahankannya. Ingin tahu apa saja alasannya? Simak baik-baik 7 penjabaran dari sedayubet inilah ini!

Mungkin sifat keibuannya belum tampak jelas ketika ini — bukan berarti ia tak memilikinya sama sekali. Siapa tahu, kini ada hal beda yang jadi prioritasnya untuk ditajamkan dan dipelajari

7 Alasan Ini Akan Meyakinkanmu Bahwa Gadis “Tanpa” Naluri Keibuan Juga Patut Diperjuangkan!
7 Alasan Ini Akan Meyakinkanmu Bahwa Gadis “Tanpa” Naluri Keibuan Juga Patut Diperjuangkan!

Sebenarnya belum mempunyai naluri keibuan bukanlah urusan yang mesti dipermasalahkan. Setiap perempuan mempunyai prioritasnya masing-masing, dan tak seluruh wanita mempunyai prioritas menikah dan mempunyai anak di umur muda. Ada dari mereka yang masih ingin konsentrasi menempuh edukasi setinggi-tingginya, atau menorehkan prestasi di dunia kerja. Bukan berarti mereka tak hendak membangun keluarga. Hanya saja, masa-masa mereka terbatas dan mereka belum dapat menjadikan naluri keibuan sebagai sesuatu yang mesti diprioritaskan.

Bukankah keterampilan menilai apa yang menjadi prioritas ialah pertanda bahwa ia ialah wanita dewasa? Tak hanya menuruti tuntutan masyarakat guna menikah muda, dia malah masih hendak mematangkan dirinya sendiri. Dan ia akan dapat mengembangkan “sifat-sifat khas seorang ibu” saat memang telah waktunya nanti.

Dia memang belum peka pada hal-hal kecil yang biasa seorang ibu lakukan. Namun anda harus tahu bukan berarti dia enggan belajar

Kepekaannya barangkali belum terasah secara sempurna. Hal berikut yang lantas menyebabkan gadismu belum memiliki tidak sedikit sifat keibuan yang melekat pada kepribadiannya. Saat piring kotor menumpuk di lokasi cuci, barangkali dia bukan orang kesatu yang menawarkan diri guna mencuci. Saat anda tak sengaja menumpahkan kopi di hem baju, barangkali dia tak terpikir guna menawarkan mencuci bajumu. Namun, tidak boleh lantas menghakimi bahwa dia tak dapat menjadi seorang ibu yang baik.

Mungkin saja ‘kan dia besar dalam family yang membagi rata peran bersih-bersih lokasi tinggal antara laki-laki dan perempuan? Lagipula, anda harus memahami: jauh di dalam hatinya dia pun menyimpan kemauan untuk belajar demi menjadi ibu yang sempurna di masa depan.

Belum mempunyai naluri keibuan menciptakan cewek ini kadang kekanak-kanakan. Bukankah malah hal berikut yang menggemaskan?

Sifat keibuan memang identik dengan sifat yang tenang dan dewasa. Di sisi lain, cewek yang belum mempunyai sifat keibuan memang masih mempunyai sisi kekanak-kanakan yang menonjol. Sering enggan mengalah, moody, sampai sering ngambek tanpa karena serta dalil yang jelas.

Memang sikap laksana ini terkadang terasa menyebalkan, tetapi jika hendak jujur anda pasti pun merasa gemas ‘kan tiap kali dia melakoni urusan itu? Bukan tak barangkali sikapnya yang terkadang menyebalkan tersebut justru membuatmu gemar menggodanya. Pada akhirnya, sebab sifatnya yang kekanakan ini kamu malah selalu meremang rindu tiap kalian sedang berjauhan.

Dia memang belum diribetkan dengan memikirkan ini dan itu. Hal berikut yang malah membuatnya menjadi individu yang santai dan lebih merasakan hidup

Tanggung jawab yang terpasak di bahu masing-masing ibu memang tak main-main. Seorang ibu mesti dapat merawat serta mendidik buah hatinya. Oleh sebab itulah, sikap yang dipunyai oleh seorang ibu pasti saja tak jauh-jauh dari sikap dewasa, bertanggung jawab, dan mesti dapat menekan ego yang dipunya.

Hal berikut yang menciptakan seorang ibu dituntut guna serba dapat dan lihai menata segalanya. Jika gadismu belum mempunyai karakter ini, sebenarnya anda tak butuh cemas. Tetap terdapat sisi baik yang dapat kamu rasakan. Justru gadis macam ini bakal lebih santai sebab merasa belum mempunyai tanggung jawab untuk menata segala sesuatu. Sikap ini pun yang bisa membuatnya dapat menikmati hidup secara lebih sempurna. Jadi, tak ada dalil ‘kan untukmu berhenti memperjuangkan gadis yang belum mempunyai sifat keibuan?

Saat ini memang segala sikap keibuannya belum tampak. Mungkin sikap tersebut akan hadir dan menjadi kejutan manis ketika kalian berdua telah mempunyai anak

Sebenarnya masing-masing wanita yang hendak menjadi ibu telah otomatis mempunyai naluri keibuan dalam diri mereka. Mungkin saja sifat keibuan yang dimiliknya masih dalam level yang kecil sehingga anda pun tak menyadarinya. Namun, anda tak butuh meragukannya. Percayai saja bahwa gadismu memang dapat menjadi ibu yang baik di masa depan.

Bukan tidak mungkin kemampuan serta kesigapannya menjadi seorang ibu malah langsung meroket saat nanti kalian telah mempunyai buah hati. Dan, bukankah urusan ini bisa menjadi kejutan menyenangkan untuk kalian nantinya?

Dia memang tak mempunyai karakter tertentu yang menggambarkan sifat keibuan. Namun yakini saja, setiap keunggulan yang ia punya akan menolong menjadikannya sosok ibu yang sempurna

Mungkin, ketika ini gadismu tak mempunyai sifat tertentu yang adalahtipikal seorang ibu pada umumnya. Alih-alih mempunyai karakter lembut, dia malah tegas dan selalu berkata langsung pada intinya. Tapi siapa bilang wanita laksana ini tidak dapat menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya nanti?

Mungkin pun dia lebih pandai menggarap soal matematika daripada menjahit atau membetulkan kancing baju yang copot. Namun keunggulan ini justru dapat membuatnya jadi partner menggarap PR nomor satu bikin anak-anakmu, bukan?

Percaya saja. Setiap sikap positif yang dimilikinya bakal membantunya untuk dapat menjadi sosok ibu yang sempurna.

Sadar – tidak sadar, sebetulnya dia telah punya naluri menjadi ibu. Suatu ketika nanti dia tentu menjadi ibu yang baik untuk anak-anakmu

Mungkin memang sekarang anda tak dapat melihatnya, namun percayalah bahwa naluri keiburan tersebut sudah terdapat di dalam dirinya. Walaupun naluri tersebut sekarang tertutupi dengan sikap cuek, tak sabaran, dan mudah ngambek, percayalah: nanti saat saatnya sudah tiba dia tetap dapat menjadi ibu yang baik untuk anak-anakmu.

Mulai sekarang, buang jauh keraguan yang masih terdapat di dalam dirimu. Walau belum mempunyai naluri keibuan, gadismu ini memang pantas diperjuangkan! 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *